Ancaman Rudal Panggul Iran Bikin Trump Ganti Pesawat Tinggalkan Turki
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump diganti ke pesawat militer C-32A saat meninggalkan Turki pada 8 Juli lalu, mengganti Air Force One yang lebih besar. Operasi ini dilakukan secara diam-diam setelah Dinas Rahasia AS mendapatkan informasi bahwa Air Force One berpotensi menjadi target rudal panggul Iran (MANPADS) saat berada di landasan turun di Ankara. Ancaman ini muncul pada hari terakhir kunjungan Trump ke Ankara untuk menghadiri KTT NATO, tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran. Sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan bahwa para pejabat hanya memiliki waktu singkat untuk menyusun rencana ini pada menit-menit terakhir. Trump dan sejumlah ajudannya dipindahkan menggunakan truk katering, sementara Air Force One berangkat terpisah membawa para pejabat senior dan staf Gedung Putih. Trump mengonfirmasi bahwa operasi ini dilakukan atas arahan Secret Service AS, meskipun ia menilai pesawat yang digunakannya justru lebih berisiko dibandingkan Air Force One. Ia menyatakan bahwa ia sering menerima banyak ancaman dan tidak terlalu banyak bertanya soal langkah keamanan yang diambil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 05.53
Iran Olok-olok Trump Sembunyi di Truk Katering: 'Tak Lama Lagi Ngumpet di Tempat Sampah'
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 22.00
Terungkap! Rudal Pencari Panas Iran Buru Air Force One, Trump Ngungsi
Berita terkait
Heboh Trump Masuk Truk Katering untuk Ganti Pesawat karena Ancaman Iran
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 11.09
Ungkap Kelemahan Air Force One Trump, Eks Sekretaris AU Amerika Dituduh Bocorkan Rahasia Negara
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 12.19
Trump Sesumbar soal Hormuz, Parlemen Iran Ejek 'Sembunyi di Truk Makanan'
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.26
Heboh Laporan Tentara Tewas di Kapal Induk Abraham Lincoln yang Dibantah AS
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.20