Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Terungkap! Rudal Pencari Panas Iran Buru Air Force One, Trump Ngungsi

Pada 8 Juli lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dipindahkan secara diam-diam dari pesawat kepresidenan Air Force One ke pesawat C-32A yang lebih kecil saat kunjungan ke Ankara, Turki. Langkah ini diambil oleh Secret Service karena menganggap ancaman serangan rudal Iran terhadap Trump sebagai ancaman kredibel dan segera terjadi.

Ancaman tersebut melibatkan rudal pencari panas seperti SA-67 buatan Iran dan 9K333 Verba dari Rusia, yang menggunakan teknologi heat-seeking untuk mengunci mesin pesawat dan sulit dideteksi radar. Operasi pemindahan dilakukan secara rahasia menggunakan truk katering, sementara Air Force One tetap berangkat dengan membawa pejabat seperti Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan rombongan wartawan.

Trump mengonfirmasi pemindahan dan menyatakan risiko lebih besar pada Air Force One. Direktur Mitchell Institute for Aerospace Studies, Douglas Birkey, menjelaskan bahaya rudal pencari panas. Secret Service memilih kerahasiaan untuk keselamatan presiden, mengingat waktu persiapan yang terbatas dan ketegangan dengan Iran yang meningkat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait