Terungkap! Rudal Pencari Panas Iran Buru Air Force One, Trump Ngungsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada 8 Juli lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dipindahkan secara diam-diam dari pesawat kepresidenan Air Force One ke pesawat C-32A yang lebih kecil saat kunjungan ke Ankara, Turki. Langkah ini diambil oleh Secret Service karena menganggap ancaman serangan rudal Iran terhadap Trump sebagai ancaman kredibel dan segera terjadi.
Ancaman tersebut melibatkan rudal pencari panas seperti SA-67 buatan Iran dan 9K333 Verba dari Rusia, yang menggunakan teknologi heat-seeking untuk mengunci mesin pesawat dan sulit dideteksi radar. Operasi pemindahan dilakukan secara rahasia menggunakan truk katering, sementara Air Force One tetap berangkat dengan membawa pejabat seperti Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan rombongan wartawan.
Trump mengonfirmasi pemindahan dan menyatakan risiko lebih besar pada Air Force One. Direktur Mitchell Institute for Aerospace Studies, Douglas Birkey, menjelaskan bahaya rudal pencari panas. Secret Service memilih kerahasiaan untuk keselamatan presiden, mengingat waktu persiapan yang terbatas dan ketegangan dengan Iran yang meningkat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 11.09
Heboh Trump Masuk Truk Katering untuk Ganti Pesawat karena Ancaman Iran
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.48
Seruan Iran Agar AS Terima Kenyataan Kalah Perang
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 19.40
Pakar Ini Sebut Iran Tetap Akan Menang Game of Economic Chicken Melawan AS
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.29
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Berita terkait
Trump Diam-Diam Pindah Pesawat di Turki, Takut Dirudal Iran?
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 17.33
Diancam Dihabisi Iran, Trump Ngumpet di Truk Katering Bandara saat Kabur dari Turki
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 15.29
Trump Gunakan Penerbangan Rahasia Tinggalkan Turki saat Diancam Iran
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 12.05
Mengapa Trump Memainkan Peran sebagai Seorang Penghibur Reality Show di Perang Iran?
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 03.30