Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Andi Widjajanto Sorot Profesionalitas Tentara di 30 Tahun Kudatuli

Peringatan 30 tahun Kudatuli (serangan 27 Juli 1996) digelar di kantor DPP PDIP, Jakarta, dihadiri Megawati Soekarnoputri dan Muhammad Prananda Prabowo. Dalam acara tersebut, politikus PDIP sekaligus eks Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto menyoroti profesionalitas tentara sebagai pesan utama insiden itu. Ia menegaskan tentara tidak boleh keluar dari koridor profesionalnya, terutama memasuki ranah politik yang bukan kompetensinya. Tugas tentara adalah menjaga pertahanan dan kedaulatan negara, bukan mengurusi pemerintahan sipil atau sektor non-militer seperti pertanian. Andi mengutip amanat Panglima Pertama TNI Jenderal Besar Sudirman (1950) dan Presiden Sukarno (1953) agar tentara tidak terpecah dan terbawa kepentingan politik. Menurutnya, masalah Indonesia sejak 1966 hingga krisis 1998 adalah karena tentara kehilangan jati diri dan masuk ke politik. Ia menekankan hal itu harus dicegah saat ini.

Berita terkait