Angin Kencang, Heli Gagal Turunkan Bantuan ke Desa Terisolasi di NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Helikopter kepolisian gagal menurunkan bantuan ke Desa Lidi di Pulau Palu'e, Nusa Tenggara Timur, pada hari ke enam pascagempa bumi Flores magnitudo 7,7. Upaya penyaluran bantuan melalui air drop tidak dapat dilaksanakan karena angin kencang yang membahayakan penerbangan. Sekitar belasan kardus berisi mi instan, susu, dan alat mandi yang diangkut dari Bandara Frans Seda di Maumere. Setelah dua kali berputar untuk mencari lokasi, pilot tidak dapat menurunkan bantuan di Desa Lidi. Sebagai gantinya, bantuan berhasil diturunkan di Desa Reruwairere, Kecamatan Palue, yang berada di pesisir pantai. Dari pantauan udara, banyak titik longsor terlihat di lereng bukit, sementara kontur berbukit Pulau Palu'e menyulitkan distribusi bantuan ke desa-desa terisolasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 11.45
Kemendagri: Data terintegrasi kunci respons cepat tanggap darurat
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 19.29
BNPB Kirim 398 Ton Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 18.16
Gempa Susulan NTT Tembus 3.002 Kali, Masih Berlanjut hingga September
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 17.49
Korban Gempa Flores Dapat Bantuan Rumah hingga Rp30 Juta, Ini Rinciannya
Berita terkait
FOTO: Kerusakan Bangunan Gereja Akibat Gempa NTT
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.39
Warga Elar Bertahan di Posko Mandiri, Bantuan Pemerintah tak Kunjung Tiba Pascagempa
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.37
Tito Tinjau Pelabuhan Maumere, Dorong Mitigasi Potensi Gempa Susulan
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.41
BMKG Catat 2.768 Gempa Susulan Pascagempa M7,7 Flores
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 12.50