Angin Kencang, Heli Gagal Turunkan Bantuan ke Desa Terisolasi di NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Helikopter kepolisian gagal menurunkan bantuan ke Desa Lidi di Pulau Palu'e, Nusa Tenggara Timur, pada hari ke enam pascagempa bumi Flores magnitudo 7,7. Upaya penyaluran bantuan melalui air drop tidak dapat dilaksanakan karena angin kencang yang membahayakan penerbangan. Sekitar belasan kardus berisi mi instan, susu, dan alat mandi yang diangkut dari Bandara Frans Seda di Maumere. Setelah dua kali berputar untuk mencari lokasi, pilot tidak dapat menurunkan bantuan di Desa Lidi. Sebagai gantinya, bantuan berhasil diturunkan di Desa Reruwairere, Kecamatan Palue, yang berada di pesisir pantai. Dari pantauan udara, banyak titik longsor terlihat di lereng bukit, sementara kontur berbukit Pulau Palu'e menyulitkan distribusi bantuan ke desa-desa terisolasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 10.40
Gempa M 5,2 Guncang Flores, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 09.45
Gempa M5,1 Kembali Guncang Flores
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 13.42
4.258 Gempa Susulan Guncang Flores, Potensi Sampai 4 Minggu
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 11.45
Kemendagri: Data terintegrasi kunci respons cepat tanggap darurat
Berita terkait
Penyintas Gempa NTT Dapat Bantuan 550 Paket Selimut dan Alas Tidur
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 04.39
Kemendikdasmen: 1.931 Sekolah di NTT Kembali Gelar Pembelajaran Pascagempa
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 08.36
Bantuan Kemenimipas Untuk Korban Gempa Sampai Di Flores
kumparan · 4 September 2026 pukul 15.01
Kemendikdasmen Kirim Puluhan Tenda Darurat dan Bantuan Sekolah ke NTT
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 07.41