Kemendikdasmen: 1.931 Sekolah di NTT Kembali Gelar Pembelajaran Pascagempa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melaporkan progres pemulihan pendidikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca gempa bumi selama 3 pekan terakhir. Hingga kini, 1.931 satuan pendidikan dan 171.476 murid telah kembali mengikuti proses pembelajaran. Dari jumlah tersebut, 1.504 sekolah menggunakan sekolah darurat, 392 menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), dan 35 sekolah sudah kembali ke pembelajaran tatap muka. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menyatakan bahwa pemulihan layanan pendidikan menunjukkan tren positif. Kemendikdasmen juga mendistribusikan 100 tenda kelas darurat ke wilayah terdampak hingga 3 September 2026. Distribusi tenda meliputi 28 tenda di Kabupaten Manggarai, 27 di Manggarai Timur, 17 di Nagekeo, 8 di Manggarai Barat, 8 di Sikka, 7 di Ngada, 5 di Ende, dan 10 tenda ke lokasi lainnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 20.35
676 Sekolah di Gunungkidul Butuh Diperbaiki
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 07.41
Kemendikdasmen Kirim Puluhan Tenda Darurat dan Bantuan Sekolah ke NTT
kumparan · 3 September 2026 pukul 13.18
Kemendikdasmen Soal War Bimbel: Sinyal Evaluasi, Tak Otomatis Sekolah Gagal
Berita terkait
Kemendikdasmen Luncurkan Program STEM Nasional di PAUD Kalirejo Kudus
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 10.40
Kemedikdasmen Dijatah Rp61 Triliun di 2027, Minta Tambah Rp157 Triliun
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 06.00
Mu’ti Bicara AI: Teknologi Penting, tapi Manusia yang Menentukan
kumparan · 1 September 2026 pukul 15.19
Mendikdasmen Usul Tambahan Rp 157 T, Termasuk Revitalisasi 100 Ribu Sekolah
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 13.27