Angin Segar dari NEO rheumacyl Untuk UMKM yang Sedang Berjuang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

UMKM di Indonesia menyumbang lebih dari separuh PDB dan menyerap hampir 97 persen tenaga kerja nasional, namun justru menghadapi tantangan besar dalam bertahan. Pasca digitalisasi, banyak pelaku UMKM kesulitan karena potongan komisi marketplace yang mencapai 10 hingga 18 persen per transaksi, belum termasuk biaya iklan dan administrasi yang terus meningkat. Himpunan biaya ini perlahan menggerogoti margin keuntungan, sehingga bertahan hidup menjadi prestasi tersendiri bagi 27 juta UMKM yang telah berusaha beradaptasi secara digital. Dalam kondisi ini, dukungan eksternal terasa sangat penting untuk meringankan beban para pelaku UMKM yang sedang berjuang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 12.05
58 Dana Pensiun Dibubarkan, OJK Ungkap Biang Keroknya
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 11.55
Fundamental Kokoh, BRI Perkuat Kontribusi ke Ekonomi Nasional
Berita terkait
BI Soroti Kredit UMKM Baru Tumbuh 1,62%, Bankir Diminta Lebih Agresif
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 22.20
KKI 2026: Semangat Beudaya Meusare Sare Dorong UMKM Bangkit dan Berdaya Saing
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 13.57
BSI-Danantara Bangun Ekosistem UMKM, Bukan Sekadar Pembiayaan
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 22.05
Pasar Sportswear Diproyeksi Tembus Rp58,6 Triliun, UMKM Lokal Mulai Panen Peluang di Shopee
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 18.58