Angin Surga dari Timur Tengah Bikin Rupiah Menguat ke level Rp 17.695 per USD
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah menguat 28 poin atau 0,16 persen dibuka di Rp 17.695 per USD, dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp 17.723 per USD. Penguatan ini didorong oleh penurunan harga minyak mentah dunia seiring meningkatnya harapan perdamaian di Timur Tengah. Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menjelaskan, penurunan harga minyak terkait laporan bahwa Iran dan Oman sedang membahas pembentukan 'koridor maritim gabungan sementara' di Selat Hormuz untuk memulihkan kebebasan navigasi. Menteri Luar Negeri Oman dan Iran juga membahas upaya memfasilitasi lancarnya pelayaran serta mendukung stabilitas kawasan. Harga minyak mentah Brent anjlok ke USD 86,2 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) turun 5,5 persen ke USD 80,40 per barel. Dinamika geopolitik ini menjadi faktor kunci penguatan rupiah terhadap dolar AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 26 Agustus 2026 pukul 10.36
Rupiah menguat seiring penurunan harga minyak mentah dunia
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 11.42
Rupiah Hari Ini Menguat 17.695, Harga Minyak Jadi Penopang
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 09.54
Rupiah Hari Ini 26 Agustus 2026: Menguat ke Rp17.695 per Dolar AS
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 09.40
Rupiah Menanjak ke Level Rp17.695 per Dolar AS Hari Ini
Berita terkait
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.698 per Dolar AS Pagi Ini
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 09.35
Rupiah Perkasa ke Rp 17.694 per Dolar AS, ini Pemicunya
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 16.15
Rupiah bergerak menguat seiring keputusan BI tahan suku bunga acuan
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 17.12
Dolar AS Masih Betah di Level Rp 17.800-an
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 09.16