Angka Anak Muda Penganggur Tinggi, Pulung PDIP Kritisi Kebijakan Salah Timbulkan Korban
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Komisi IX DPR RI dari PDIP, Pulung Agustanto, menyoroti tingginya tingkat pengangguran di kalangan anak muda. Menurut data BPS yang dirilis Agustus 2026, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada kelompok usia 15-24 tahun mencapai 17,37 persen pada Mei 2026, jauh di atas rata-rata nasional sebesar 4,65 persen. Sementara itu, TPT pada kelompok usia 25-59 tahun hanya 2,56 persen, dan kelompok usia 60 tahun ke atas sebesar 2,35 persen.
Pulung menilai fenomena ini bukan sekadar persoapan pasar kerja, melainkan mencerminkan perumusan kebijakan yang belum tepat. Ia menjelaskan bahwa pasokan angkatan kerja terus bertambah, namun tidak diimbangi dengan lapangan kerja yang tersedia. Selain itu, dunia usaha mengeluhkan kesulitan mereka untuk menemukan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan.
Akibatnya, terjadi paradoks pasar kerja di Indonesia: di satu sisi jutaan anak muda membutuhkan pekerjaan, di sisi lain pelaku industri kesulitan menemukan tenaga kerja terampil. Pulung menekankan bahwa solusi perlu melibatkan perbaikan kebijakan ketenagakerjaan, pengembangan industri, dan sistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pasar.
Bagikan
Berita terkait
Job Fair Jakarta Selatan Career Fest 2026 Membuka Ribuan Lowongan Kerja
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 16.22
Pengangguran RI Turun Jadi 4,65%, tapi 4,8 Juta Anak Muda Masih Menganggur
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 06.57
4,8 Juta Anak Muda Nganggur, Pemerintah Genjot Program Vokasi
Detik.com · 2 September 2026 pukul 22.08
DPR dan Pemerintah Targetkan Tingkat Kemiskinan Turun ke 6 Persen di Tahun 2027
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 21.00