Jakarta · Sabtu, 12 September 2026Cari
WargaKonoha

Antasyafi Robby persembahkan medali emas untuk sang ibu

Atlet panjat tebing Indonesia Antasyafi Robby Al Hilmi, berusia 19 tahun, berhasil meraih medali emas di World Climbing Series Guiyang 2026 kategori speed putra di Guiyang, China. Robby menyelesaikan lomba dengan waktu tercepat 4,65 detik, mengalahkan dua atlet China Ling Yongzhi (4,75 detik) dan Chu Shouhong (4,80 detik), serta satu atlet Jepang Ryo Omasa di partai final. Ini merupakan medali emas pertama Robby di World Climbing Series, setelah sebelumnya hanya mendapatkan medali perak pada edisi Madrid dan Chamonix. Robby mengaku senang dengan pencapaian ini dan mengucapkan terima kasih atas dukungan dari semua pihak serta teman-teman atlet di Indonesia. Ia juga menyebutkan bahwa kekalahan tiga kali sebelumnya menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik dan cepat.

Meskipun berhasil meraih medali emas, Robby menyatakan masih memiliki banyak hal yang perlu ditingkatkan, terutama dalam teknik pemanjatan. Pelatih kepala Galar Pandu Asmoro menyampaikan kebanggannya dan berharap keberhasilan ini bisa diikuti dengan medali di nomor speed relay. Dengan kemenangan ini, Robby kokoh bertengger di peringkat satu dunia speed perorangan putra seri 2026 dengan skor 2.864.

Atlet panjat Indonesia lainnya tidak mencapai hasil serupa. Raharjati Nursamsa terhenti di babak semifinal, sementara di nomor putri, Rajiah Sallsabillah terhenti di semifinal, dan Adi Asih serta Berthdigna Devi Surya terhenti di perempat final.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait