Antisipasi Kabut Asap, Perhimpunan Dokter Paru Imbau Masyarakat Gunakan Masker
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Wilayah Riau mengimbau masyarakat Kota Pekanbaru untuk menggunakan masker di luar rumah akibat penurunan kualitas udara dari kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Dr. Indra Yovi, Sekretaris PDPI Riau, menyatakan masker medis diperlukan untuk meminimalisir partikel debu dan asap masuk sistem pernapasan, terutama untuk kelompok rentan seperti lansia atau penderita paru kronis. Selain itu, disarankan konsumsi air putih dan makanan sehat. Hingga 29 Juli 2026, tercatat 376 kasus ISPA akibat kabut asap di Pekanbaru. Kebakaran di Kalimantan Selatan berdampak pada kualitas udara di Sarawak, Malaysia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 15.22
Karhutla di Banjarbaru, Menkes Imbau Warga Pakai Masker & Pantau Kualitas Udara
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.46
Palangka Raya Dikepung Kabut Asap Karhutla, Jarak Pandang Terbatas
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 19.05
Dampak Karhutla Makin Parah, Komisi IV DPR Minta Water Bombing Diperkuat
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 17.34
Kabut Asap Karhutla Ganggu Jarak Pandang, 2 Truk Bertabrakan di Banjar Kalsel
Berita terkait
376 Kasus ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla di Pekanbaru
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 17.27
Para Siswa di Singkawang Diminta Menggunakan Masker di Luar Ruangan
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 17.22
Kabut Asap Karhutla dari Kalimantan Selimuti Sarawak
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.44
Kasus ISPA di Kalsel Tembus 7.000, Warga Diminta Waspada Kabut Asap
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.47