Jakarta · Minggu, 30 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Antonio Guterres Desak Pengesahan Larangan Uji Nuklir, Berlakukan CTBT

Antonio Guterres, Sekretaris Jenderal PBB, mendesak semua negara pemilik senjata nuklir untuk mempertahankan moratorium uji coba nuklir dan menerapkan Perjanahan Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif (CTBT). Dalam pernyataannya di platform X, Guterres menyatakan bahwa uji coba nuklir merusak kepercayaan dan memicu perlombaan senjata, sekaligus mengkhianati generasi masa depan. Seruan ini muncul setelah Rusia mengumumkan uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) yang diluncurkan dari Kosmodrom Plesetsk ke wilayah latihan di Kamchatka. Moskow menyatakan bahwa peluncuran bertujuan memverifikasi karakteristik teknis dan penerbangan sistem rudal berbahan bakar padat tersebut.

Meskipun CTBT telah disepakati sejak 1996, perjanjian ini belum berlaku penuh karena belum ratifikasi oleh sembilan negara kunci, termasuk AS, Rusia, China, India, Pakistan, Korea Utara, Iran, Israel, dan Mesir. Hingga kini, 188 negara telah menandatangani dan 179 negara telah meratifikasi perjanjian tersebut, dengan target pelaksanaan penuh diperkirakan pada tahun 2026. Ratifikasi oleh negara-negara Lampiran 2 yang menahan keberlakuan CTBT menjadi sorotan utama dalam upaya pencegahan eskalasi senjata nuklir global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait