Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Jepang Lirik Senjata Nuklir, China dan Rusia Ketar-ketir

Duta Besar China untuk Rusia, Zhang Hanhui, menyatakan kebijakan militerisasi Jepang yang cepat serta rencana memiliki senjata nuklir dapat memicu perlombaan senjata baru di Asia Timur Laut. Zhang menekankan bahwa Moskow dan Beijing telah mencapai konsensus tinggi untuk menentang remiliterisasi Jepang serta memperingatkan jika Tokyo memutuskan memproduksi senjata nuklir, keseimbangan strategis kawasan akan terganggu sepenuhnya. Pada Desember 2025, pejabat senior Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi berpendapat untuk mempertimbangkan senjata nuklir karena payung AS tidak dapat diandalkan, namun Takaichi tetap menegaskan Jepang berpegang pada tiga prinsip non-nuklir: tidak memiliki, memproduksi, atau mengizinkan masuknya senjata nuklir ke wilayahnya.

Berita terkait