Anwar Ibrahim, Sandal Capal, dan Pesan dari Panggung BRICS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di sela-sela KTT ke-18 BRICS di New Delhi, India. Dalam pertemuan bilateral, keduanya membahas percepatan penerbakan langsung antara Malaysia dan Rusia serta fasilitas perjalanan bebas visa yang telah disepakati sebelumnya. Anwar menekankan pentingnya langkah ini untuk mendorong sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi kedua negara.
Selain konektivitas, kedua pemimpin juga membahas penguatan kerja sama di sektor strategis, khususnya energi. Anwar menyampaikan apresiasi atas dukungan Rusia terhadap kerja sama energi yang telah terjalin. Ia meyakini keahlian kedua negara dapat disinergikan untuk kepentungan bersama.
Sektor perdagangan juga menjadi fokus, terutama terkait peningkatan ekspor minyak sawit Malaysia ke pasar Rusia. Anwar menargetkan penggandaan nilai perdagangan bilateral melalui langkah-langkah konkret. Pertemuan diakhiri dengan undangan kunjungan kenegaraan dari Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim kepada Putin untuk kunjungan ke Malaysia di masa mendatang.
Bagikan
Berita terkait
Pertemuan Bilateral Anwar Ibrahim dan Vladimir Putin di KTT BRICS Bahas Minyak Sawit
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 17.41
Presiden Prabowo Disambut Hangat Mahasiswa dan Diaspora Indonesia saat Tiba di New Delhi
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 14.52
Tiba di India, Prabowo Disambut Hangat Diaspora dan Mahasiswa Indonesia
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 10.55
Pengamat: Dedolarisasi sangat mungkin jadi salah satu topik KTT BRICS
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 16.30