Apa Penyebab Banjir Bandang Nepal, Hantam Warga Meski Tak Ada Hujan?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gletser di kawasan tinggi Himalaya runtuh pada Rabu pagi, memicu banjir bandang dan tanah longsor di perbatasan Nepal-Tibet. Akibatnya, setidaknya 160 orang tewas dan hampir 1.500 orang masih hilang, termasuk sekitar 600 wisatawan asing di Nepal dan 260 warga asing di Tibet. Bencana ini terjadi tanpa hujan, karena longsoran es dan batu menghantam Sungai Lhende Khola, yang kemudian meluas ke Sungai Bhote Koshi dan Sungai Trishuli. Citra satelit menunjukkan sebagian gletser terlepas pada ketinggian 5.200 meter, lalu jatuh 1.200 meter sambil membawa batu dan sedimen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 13.25
Nepal Itu Pegunungan, Kok Bisa Dilanda Banjir Bandang Dahsyat? Ini Pemicunya
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 13.18
Total 1.300 Orang Hilang Usai Banjir Bandang di Nepal-Tibet
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 12.10
Foto: Sebelum dan Sesudah Banjir Bandang Dahsyat di Nepal
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 10.31
Jumlah Hilang Banjir Bandang Tibet Naik Jadi 558 Orang, 260 Warga Asing
Berita terkait
7 Fakta Baru Banjir Bandang Nepal-Tibet, 165 Tewas-1.000 Orang Hilang
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 13.01
Korban Tewas Akibat Banjir Bandang Nepal Jadi 165 Orang, Pencarian Berlanjut
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.05
Detik-detik Sejumlah Desa Tersapu Banjir Bandang dalam Sekejap, 157 Orang Tewas
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 07.17
Penyebab Banjir Bandang Nepal dan Tibet, Ini Penjelasan Para Ahli
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 06.38