Apakah Jam Tidur Pengaruhi Tinggi Badan Anak? Ini Penjelasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Artikel VOI menjelaskan bahwa jam tidur memengaruhi tinggi badan anak karena hormon pertumbuhan (growth hormone) diproduksi paling banyak saat tidur malam. Penelitian dari American Academy of Sleep Medicine menunjukkan bahwa kualitas dan durasi tidur yang cukup berkaitan langsung dengan optimalisasi pertumbuhan tulang dan tinggi badan anak. Jika anak tidur kurang, risiko tumbuh rendah meningkat. Selain tidur, pola makan seimbang dengan asupan protein, vitamin, dan mineral juga penting. Sumber protein seperti telur, ikan, ayam, tahu, dan tempe disertai sayur serta buah dapat memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Orang tua disarankan memberikan variasi menu sesuai usia dan kondisi anak.
Aktivitas fisik juga mendukung pertumbuhan, namun tidak perlu dilakukan secara berat. Bermain, berlari, melompat, bersepeda, atau berenang sudah cukup asalkan disesuaikan dengan kemampuan anak. Kebiasaan ini lebih mudah dipertahankan jika dibuat menyenangkan dan tidak dikaitkan dengan hukuman. Disamping itu, konsistensi dalam jadwal tidur dan pengurangan penggunaan perangkat elektronik menjelang malam juga dianjurkan agar kualitas tidur anak lebih baik.
Dengan kombinasi tidur yang cukup, nutrisi yang seimbang, dan aktivitas fisik yang teratur, orang tua dapat mendukung pertumbuhan dan tinggi badan anak secara optimal. Penting untuk dicatat bahwa kebutuhan tidur bervariasi sesuai usia, di mana anak kecil biasanya membutuhkan durasi tidur yang lebih banyak dibanding anak yang lebih besar.
Bagikan
Berita terkait
6 Manfaat Apel, Wanita Pasti Suka
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 05.37
Jalan Kaki setelah Makan, Ini 7 Manfaatnya bagi Kesehatan
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 13.55
Pendonor Ginjal Justru Bisa Lebih Sehat, Ini Kata Dokter
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 16.20
Jangan Asal Dekat! Ini 10 Cara Memilih Bengkel Motor yang Bagus dan Terpercaya
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 23.30