APKARINDO–Nanzan University Bahas Masa Depan Petani Karet di Tengah Tuntutan EUDR
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DPP APKARINDO mengadakan kunjungan lapangan bersama Prof. Etsuyo Michida dari Nanzan University untuk membahas masa depan petani karet rakyat di tengah tuntutan EUDR. Kunjungan ke Kampung Babakan Cikiray, Bandung Barat, dilakukan untuk wawancara langsung dengan petani mengenai penanaman, pemupukan, pemeliharaan kebun, teknik penyadapan, serta tantangan keberlangsungan usaha. Indonesia kini menghadapi persyaratan keberlanjutan baru seperti European Union Deforestation Regulation (EUDR) dalam perdagangan global karet. Prof. Michida menekankan pentingnya petani menjadi bagian utama dalam pembangunan rantai pasok karet yang berkelanjutan dan berkeadilan. Hasil dialog di lapangan diharapkan mendukung implementasi standar keberlanjutan yang inklusif bagi petani kecil.
Bagikan
Berita terkait
Bos Kadin Ungkap Komponen Tesla-IKEA Ternyata Made in RI!
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 21.00
Pertamina Raih Outstanding SDG Innovator 2026 lewat Bioenergy Lestari
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 09.47
Permintaan Global Pulih, Sektor Tekstil Bisa Perkuat Kinerja Ekspor RI
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 18.43
Puluhan Ribu Kendaraan Ramaikan National Drive Thru Day McDonald’s
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.05