APKARINDO–Nanzan University Bahas Masa Depan Petani Karet di Tengah Tuntutan EUDR
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DPP APKARINDO mengadakan kunjungan lapangan bersama Prof. Etsuyo Michida dari Nanzan University untuk membahas masa depan petani karet rakyat di tengah tuntutan EUDR. Kunjungan ke Kampung Babakan Cikiray, Bandung Barat, dilakukan untuk wawancara langsung dengan petani mengenai penanaman, pemupukan, pemeliharaan kebun, teknik penyadapan, serta tantangan keberlangsungan usaha. Indonesia kini menghadapi persyaratan keberlanjutan baru seperti European Union Deforestation Regulation (EUDR) dalam perdagangan global karet. Prof. Michida menekankan pentingnya petani menjadi bagian utama dalam pembangunan rantai pasok karet yang berkelanjutan dan berkeadilan. Hasil dialog di lapangan diharapkan mendukung implementasi standar keberlanjutan yang inklusif bagi petani kecil.
Bagikan
Berita terkait
RI Jadi Pasar Terbesar Mixue di Luar China, Gerainya Tembus 2.000
Detik.com · 23 September 2026 pukul 14.31
Balada Trump-Xi Jinping dan Nasib Ekonomi Dunia
Detik.com · 22 September 2026 pukul 15.50
Genap 34 Tahun, Chandra Asri Group Perkuat Rantai Pasok Nasional
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 16.00
Terungkap! MAB Indonesia Beberkan Kendala Pengembangan EV di RI
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 15.45