Terungkap! MAB Indonesia Beberkan Kendala Pengembangan EV di RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CEO PT Mobil Anak Bangsa Indonesia, Kelik Irwantono, menekankan pentingnya penguatan rantai pasok untuk membangun ekosistem kendaraan listrik (EV) mandiri di Indonesia. Saat ini, Indonesia masih sangat bergantung pada impor bahan baku utama, terutama lithium untuk baterai dan besi baja untuk sasis, karena keterbatasan ketersediaan dan produksi dalam negeri.
Kelik mendorong pemerintah untuk memperkuat regulasi guna mencegah Indonesia hanya menjadi pasar bagi produsen asing. Ia berharap adanya kebijakan yang mendorong produksi lokal secara bertahap agar industri EV nasional dapat bersaing sehat dan mencapai kemandirian produksi komponen utama.
Bagikan
Berita terkait
Persaingan EV Kompetitif, RI Perlu Lakukan Ini Agar Tidak Ketinggalan
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 15.09
Kupas Tuntas Strategi Penguatan Sektor EV di Tengah Disrupsi Global
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 13.25
DBS Andalkan Jaringan 19 Negara Genjot Bisnis Otomotif Indonesia
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.55
EV Semakin Masif, DPR Ingatkan Hal Ini!
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.37