APPBI Ungkap 65% Pengunjung Mal dari Kelas Menengah Bawah, Jadi Penopang Utama Ritel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mengungkapkan bahwa industri ritel nasional saat ini sangat bergantung pada aktivitas belanja masyarakat kelas menengah bawah. Data internal menunjukkan sebanyak 65 persen total konsumen yang berbelanja di pusat perbelanjaan berasal dari segmen pasar tersebut. Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja menegaskan dominasi ini menjadi alasan utama mengapa pembangunan pusat belanja lebih banyak diarahkan pada segmen menengah bawah, karena pangsa pasar Indonesia memang didominasi oleh kelompok tersebut.
Untuk menjaga daya beli sekaligus merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, APPBI kembali menggelar Indonesia Shopping Festival 2026 di 407 pusat perbelanjaan pada 7-23 Agustus 2026. Festival ini diharapkan mampu membantu mendorong daya beli masyarakat menengah bawah yang saat ini dinilai masih bermasalah. Alphonzus menilai tingkat konsumsi segmen ini belum sepenuhnya pulih ke kondisi normal pascadinamika ekonomi belakangan ini.
Karena itu, strategi pusat perbelanjaan saat ini difokuskan untuk memberikan ruang promosi yang luas bagi peritel UMKM. Langkah ini diambil agar sektor ritel tetap bertahan dan masyarakat menengah bawah tetap memiliki akses terhadap barang dan layanan di pusat perbelanjaan.
Bagikan
Berita terkait
Manfaatkan Pelemahan Rupiah, APPBI Incar Peluang Turis Malaysia Serbu Mal Indonesia
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 22.12
Serbu! 407 Mal RI Gelar Pesta Diskon Sampai 80% Mulai Besok
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 12.56
Diskon Belanja hingga 80% Siap Digelar di 407 Pusat Perbelanjaan Indonesia
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 20.30
Diskon Belanja Indonesia Shopping Festival 2026 Siap Digelar 17 Hari
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 19.07