Manfaatkan Pelemahan Rupiah, APPBI Incar Peluang Turis Malaysia Serbu Mal Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menilai pelemahan nilai tukar rupiah sebagai peluang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing. Harga barang di Indonesia menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang asing, sehingga diharapkan memicu lonjakan transaksi ritel. Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja, mencontohkan tren wisatawan Malaysia yang gemar berbelanja di pasar grosir dan mal di Indonesia, seperti Tanah Abang di Jakarta atau berlanjut ke Bandung.
Untuk memaksimalkan potensi ini, APPBI mendesak pemerintah mempermudah mekanisme pengembalian pajak atau VAT refund. Kemudahan administratif tersebut dinilai akan membuat biaya belanja bagi turis asing lebih kompetitif dibandingkan negara lain. Alphonzus menekankan bahwa kebijakan ini perlu didorong agar belanja di Indonesia menjadi lebih murah bagi wisatawan.
Data penting yang disampaikan adalah pola kunjungan wisatawan Malaysia yang biasanya mendarat di Jakarta lalu melanjutkan perjalanan belanja ke Bandung. APPBI berharap kombinasi pelemahan rupiah dan kemudahan VAT refund dapat menarik lebih banyak turis asing berbelanja di Indonesia, sehingga berdampak positif pada sektor ritel dan pusat perbelanjaan.
Bagikan
Berita terkait
APPBI Ungkap 65% Pengunjung Mal dari Kelas Menengah Bawah, Jadi Penopang Utama Ritel
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 20.23
Rupiah Diprediksi Berpotensi Melemah pada Senin
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.40
Bambang Brodjonegoro Bilang Rupiah Bisa Kembali Menguat, Ini Wejangan untuk BI
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 03.20
Eks Menkeu Beberkan PR Gubernur BI Baru: Jaga Rupiah Hingga Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.27