Arab Saudi Minta Tolong, China Diam-Diam Tekan Iran soal Houthi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China secara tertutup meminta Iran menggunakan pengaruhnya untuk meredam kelompok Houthi di Yaman, setelah Arab Saudi meminta bantuan Beijing menghadapi serangan cepat Houthi di Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb. Permintaan ini disampaikan setelah gerakan Houthi yang meningkatkan risiko bagi jalur pelayaran dan ekspor minyak Arab Saudi. Secara terbuka, China hanya menyerukan semua pihak untuk menahan diri dan membuka dialog, namun pesan tertutupnya kepada Iran lebih tegas. China sangat bergantung pada jalur energi ini untuk memenuhi kebutuhan energinya, dengan sekitar setengah impor minyaknya berasal dari Timur Tengah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 18 September 2026 pukul 03.00
Dalam 24 Jam, 63 Orang Tewas dalam Pertempuran Houthi vs Pemerintah Yaman
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 17.09
Pasukan Yaman Bertempur Sengit Lawan Houthi di Pegunungan Dekat Selat Bab al-Mandeb
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.28
AS Tegaskan Dukungan untuk Pemerintah Yaman di Tengah Eskalasi Houthi
Detik.com · 17 September 2026 pukul 15.57
Houthi Sebut Serangan Arab Saudi Tewaskan 1 Warga Sipil di Yaman
Berita terkait
Houthi Menggila Bombardir Arab Saudi, China Akhirnya Buka Suara
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 06.10
Saudi Disebut Lancarkan 40 Serangan Udara ke Yaman dalam Sehari
kumparan · 17 September 2026 pukul 02.49
Sekjen GCC Jasem Albudaiwi Kecam Serangan Houthi ke Arab Saudi
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 19.43
Siapa Houthi Yaman dan Mengapa Berperang Melawan Arab Saudi?
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 11.34