Houthi Menggila Bombardir Arab Saudi, China Akhirnya Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China mendesak semua pihak menahan diri dan mengutamakan dialog setelah serangan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi menyebabkan korban sipil dan kerusakan infrastruktur energi. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menyatakan prihatin terhadap dampak eskalasi di Yaman dan Laut Merah, menilai serangan terhadap fasilitas sipil yang mendukung kehidupan masyarakat tidak dapat dibenarkan. China menekankan bahwa kedaulatan dan keamanan semua negara harus dihormati, serta satu-satunya solusi adalah menyelesaikan perselisihan melalui cara politik dan diplomatik. Kelompok Houthi yang didukung Iran meningkatkan serangan rudal dan drone terhadap kota dan fasilitas energi di Arab Saudi. Koalisi militer Arab Saudi melaporkan setidaknya 73 warga sipil terluka dalam serangan terbaru. Houthi juga menargetkan kapal komersial di Laut Merah, sementara Arab Saudi mengumumkan pembentukan aliansi maritim internasional pada Juli 2026. Yaman telah mengalami konflik selama hampir 12 tahun sejak Houthi merebut Sanaa pada 2014, dan situasi kembali memunculkan kekhawatiran akan eskalasi ke konflik berskala penuh.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 21.20
Saudi Minta Bantuan AS untuk Gempur Houthi, MBS Temui Pemimpin CENTCOM
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 04.40
4 Alasan Kemajuan Pesat Houthi di Yaman Jadi Titik Balik PerangTimur Tengah
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 11.19
Houthi Klaim Merudal Pangkalan Militer Arab Saudi, Pertempuran Makin Berkobar
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 05.15
Mengapa Trump Bingung Tangani Krisis Yaman?
Berita terkait
Trump Dukung Penuh MBS, AS Berikan Bantuan Intelijen dan Target Serangan
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 21.30
Diminta Putra Mahkota Arab Saudi untuk Serang Houthi, Trump Menolak!
Detik.com · 11 September 2026 pukul 14.03
Houthi Rebut Kota Strategis al-Makha, Pukulan Telak bagi Pasukan Yaman yang Didukung Arab Saudi
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 18.20
Arab Saudi Marah Serangan Houthi Lukai 73 Orang
Detik.com · 8 September 2026 pukul 15.36