Arab Saudi Siapkan Perang Besar, Awas "Banjir Darah" di Timur Tengah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arab Saudi sedang menyiapkan operasi militer terhadap kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran. Operasi ini akan fokus pada mengamankan Selat Bab el-Mandeb sebagai jalur penting Laut Merah, dengan dukungan intelijen AS serta sekutu regional seperti Turki dan Pakistan. Rencana operasi mencakup serangan terbatas atau koordinasi luas di beberapa front Yaman, memanfaatkan lebih dari 100.000 pasukan lokal. Saudi pernah memimpin koalisi Arab sejak 2015 melawan Houthi yang menguasai Sanaa. Penguasaan Bab el-Mandeb oleh Houthi mengancam perdagangan global, sehingga Riyadh menilai damai tidak mungkin dilakukan selama kelompok tersebut menguasai selat strategis tersebut. Operasi baru diproyeksikan dimulai dalam beberapa pekan hingga setelah pemilu AS November, dengan fokus mengembalikan kontrol pesisir dan lalu lintas maritim seperti semula.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 09.31
Houthi Sangkal Tudingan Serang Kota Madinah
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 09.41
Houthi Bantah Serang Gardu Pemasok Listrik ke Masjid Nabawi
Berita terkait
Laut Merah Membara! Houthi Lempar Hujan Rudal ke Kapal Militer Saudi
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.00
Negara-Negara Arab Kecam Serangan ke Madinah, Provokasi ke Islam
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 20.50
Putra Mahkota Mohammed bin Salman: Houthi Memilih Chaos, Arab Saudi Tak Akan Kompromi
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 08.55
Duo Arab Pecah! Saudi-UEA Kini Didesak Bersatu Lawan Houthi di Yaman
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 07.00