AS "Bunuh Diri"! Perang Iran Bikin Rugi Rp548 T, Terburuk 40 Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para petani Amerika Serikat terjebak dalam krisis keuangan terburuk dalam 40 tahun terakhir akibat kenaikan harga solar dan pupuk yang mengejutkan sejak konflik dengan Iran pada Februari 2026. Serangan AS dan Israel menyebabkan Iran memblokir sebagian besar lalu lintas komersial di Selat Hormuz, yang sebelumnya melayani seperlima pasokan energi global. Akibatnya, harga solar rata-rata AS naik dari US$3,81 menjadi US$5,45 per galon, sementara harga pupuk fosfor melonjak dari US$470 menjadi lebih dari US$900 per ton. Petani jagung dan kedelai di Nebraska melaporkan beban biaya yang tidak tertahankan, dengan proyeksi kerugian mencapai US$31 miliar (Rp548,7 triliun) pada tahun ini tanpa bantuan pemerintah. Diperkirakan kerugian akan bertambah menjadi US$32 miliar (Rp566,4 triliun) pada tahun depan. Produsen jagung diproyeksikan rugi US$131 per ekar tahun ini, naik menjadi US$167 pada 2027. Sementara itu, krisis ini juga dipengaruhi oleh perselisihan perdagangan AS-China yang menurunkan permintaan ekspor kedelai, serta kekeringan dan cuaca panas ekstrim yang merusak tanaman di Corn Belt. Pemerintah Trump sempat memohon tambahan bantuan US$11 miliar kepada Kongres untuk menyelamatkan sektor pertanian.
Bagikan
Berita terkait
Kiai Sepuh Mengecam Penjual Restu Presiden di Muktamar NU
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 07.14
34 Warga Australia Dilaporkan Hilang Pasca Banjir Bandang dan Longsor Nepal-Tibet
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 07.12
iPhone 18 Pro hingga Apple Watch, Ini Produk yang Diperkirakan Hadir 9 September
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 07.10
Tak Kapok-kapok Revaldo Pakai Narkoba hingga 4 Kali Kepergok
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 07.07