AS, China, dan Rusia Bersaing Membangun Reaktor Nuklir di Bulan, Siapa Menang?
SINDOnews± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

AS, China, dan Rusia bersaing mengembangkan reaktor nuklir di Bulan untuk mendukung pangkalan permanen. NASA mengantisipasi Lunar Reactor 1 siap 2030, menghasilkan 20 kW listrik. Rusia-China mengembangkan Selena, 10 kW, operasi mandiri 10 tahun, target 2036. Reaktor diperlukan karena panel surya tidak efektif di bulan yang bermalam >2 pekan. Pangkalan awal masih butuh energi kecil, nanti butuh besar. Ilmuwan ingin hati-hati dalam pengembangan.
Bagikan
Berita terkait
Lawan Tekanan AS, Rusia dan China Bersatu Bela Hak Iran Miliki Program Nuklir
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 11.42
NASA Khawatir China Halangi Misi ke Kutub Selatan Bulan
Detik.com · 28 September 2026 pukul 10.29
2 Panda 'Ping Ping-Fu Shuang' Dikirim China Tiba di Atlanta AS
Detik.com · 28 September 2026 pukul 04.03
AS dan China Berebut Bukit Suci di Kenya, Tersimpan Harta Karun Senilai Rp1.117 Triliun
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 20.47