AS dan Korsel Perkuat Kerja Sama Hadapi Ancaman Nuklir Korea Utara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan Menteri Luar Negeri Korea Selatan Cho Hyun melakoni percakapan telepon pada Senin (24/8) untuk memperkuat kerja sama menghadapi ancaman nuklir Korea Utara. Kedua negara sepakat menjaga komunikasi erat dan postur pertahanan gabungan yang solid demi perdamaian di Semenanjung Korea. Pernyataan resmi tidak menyebutkan istilah denuklirisasi secara eksplisit. Menlu Cho menyatakan kesiapan Seoul mendukung pesan Presiden AS Donald Trump kepada Pyongyang guna memulihkan dialog diplomatik. Trump sebelumnya menyatakan ingin bertemu Kim Jong Un akhir tahun, dengan kemungkinan pertemuan di KTT APEC di Shenzhen pada November.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 21.40
Gara-Gara Amerika Iran Ubah Doktrin Nuklir, Bisa Buat Bom Atom
Berita terkait
Trump Ngemis Mau Ketemu, Kim Jong Un Beri Syarat Super Berat
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 22.00
Lebih Banyak dari Trump, Korsel Perkirakan Korut Miliki 80-120 Senjata Nuklir
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 05.00
Korea Utara Tembakkan Proyektil Diduga Rudal Balistik
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.11
Adik Kim Jong Un Akui Tak Tahu Komunikasi Kakaknya dengan Trump
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 15.25