Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

AS Dekati Kesepakatan Minyak Venezuela, 17 Ladang Masuk Negosiasi

Pemerintahan AS di bawah Presiden Donald Trump tengah mendekati kesepakatan untuk mengamankan akses jangka panjang ke cadangan minyak Venezuela. Sebanyak 17 ladang minyak, termasuk wilayah di Sabuk Orinoco dan Danau Maracaibo, masuk dalam pembicaraan. Kesepakatan ini diperkirakan akan memungkinkan perusahaan Amerika mengembangkan ladang tersebut dengan pasokan hasil produksi dijamin untuk AS. Model 'sewa' wilayah minyak sedang dipertimbangkan sebagai dasar hukum, diikuti dengan alokasi ladang melalui lelang atau tender kepada produsen AS.

Venezuela, yang memiliki cadangan minyak mentah terbesar di dunia, saat ini mengoperasikan sebagian ladang tersebut melalui perusahaan kecil asal China berdasarkan kontrak di masa lalu. Namun, konstitusi Venezuela menempatkan industri minyak di tangan negara, sehingga skema ini berpotensi menimbulkan persoalan konstitusional dan gugatan hukum. Produksi minyak Venezuela saat ini mencapai sekitar 1,25 juta barel per hari.

Upaya ini dilakukan sejalan dengan tekanan AS untuk mengamankan pasokan minyak yang stabil dan mengisi kembali Cadangan Minyak Strategis yang kini hanya berisi sekitar 290 juta barel, atau 41 persen dari kapasitas total. Kenaikan harga bensin sebelum pemilu juga menjadi faktor pendorong kebijakan ini.

Berita terkait