AS Keluarkan Peringatan Virus Zika untuk Bali, Dispar: Bali Aman dan Nyaman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dinas Pariwisata Provinsi Bali memastikan wisatawan tidak perlu khawatir berkunjung ke Bali meski ada Travel Health Notice dari CDC Amerika Serikat terkait virus Zika. Menurut Kepala Dispar Bali, I Wayan Sumarajaya, belum ada laporan kasus virus Zika di Bali, dan acara nasional serta internasional tetap berjalan lancar. Namun, wisatawan disarankan tetap waspada dan mengambil langkah pencegahan seperti menghindari gigitan nyamuk, karena Bali merupakan daerah tropis yang rentan penularan melalui vektor nyamuk.
CDC AS menempatkan Bali pada Level 2 (Practice Enhanced Precautions) dalam Travel Health Notice terkait virus Zika, yang berlaku sejak 7 Agustus 2026. Peringatan ini muncul setelah ada kasus Zika pada pelaku perjalanan yang kembali dari Bali. Meski tidak ada larangan resmi, CDC menyarankan wisatawan mengambil langkah pencegahan terhadap gigitan nyamak dan penularan secara seksual. Infeksi virus Zika biasanya menyebabkan gejala ringan seperti demam, ruam, sakit kepala, nyeri sendi, atau mata merah.
Khususnya bagi wanita hamil atau yang merencanakan kehamilan, CDC memberikan peringatan ekstra karena potensi risiko komplikasi pada janin. Dispar Bali juga mengimbau pelaku usaha pariwisata untuk tetap memberikan pelayanan terbaik sambil memprioritaskan standar kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan.
Bagikan
Berita terkait
Waspada Virus Zika di Bali: CDC AS Terbitkan Travel Alert Level 2
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 13.48
Penjelasan Dinkes Bali tentang Virus Zika yang Dapat Peringatan dari AS
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 15.57
Sudamala Resort Ubud Matangkan Persiapan Sambut Tamu pada Oktober 2026
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 18.48
Kehangatan Keluarga dan Sensasi Kuliner di Jantung Legian, Catatan Akhir Pekan Erry Wibowo
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 12.45