AS Kirim Kapal Induk ke Timur Tengah untuk Gantikan USS Abraham Lincoln
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat telah mengerahkan kapal induk USS George Washington ke perairan Timur Tengah untuk menggantikan USS Abraham Lincoln yang telah menjalani misi pengerahan panjang di wilayah tersebut. USS Abraham Lincoln telah berada di Timur Tengah sejak Januari 2026, mendukung operasi militer AS terhadap Iran sejak Februari 2026, dan mencatatkan pencatatan pelayaran tanpa henti selama lebih dari 250 hari. Rotasi ini dilakukan untuk memberikan jeda istirahat kepada awak USS Abraham Lincoln setelah berbulan-bulan operasi intensif.
USS George Washington, yang berbasis di Pasifik, telah berangkat dari Da Nang, Vietnam dan terlihat melintasi Selat Singapura serta kini berada di Selat Malaka. Kapal induk ini didampingi oleh kapal penjelajah dan kapal perusak dalam pengerahannya. Pernyataan Angkatan Laut AS menyatakan bahwa rotasi ini bertujuan mempertahankan kekuatan militer AS di kawasan yang kini menjadi medan konflik sengit.
Konflik melawan Iran telah menciptakan kondisi operasional yang sangat menantang, dengan pusat-pusok pasokan tradisional di Timur Tengah terganggu akibat aksi pertempuran. Akibatnya, USS Abraham Lincoln mengalami keterbatasan pasokan, meskipun Angkatan Laut AS menegaskan bahwa para awaknya kini memiliki akses air bersih dan pilihan makanan sehat. USS Abraham Lincoln merupakan salah satu dari dua kapal induk AS yang dikerahkan di wilayah tersebut, di tengah penerapan blokade laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 13.35
AS Nekat Kirim Kapal Induk Baru ke Timteng, Alasannya di Luar Dugaan
Berita terkait
AS Kirim Kapal Induk Lain ke Timur Tengah Usai Petaka Abraham Lincoln, Ada Apa?
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 04.06
Trump Perintahkan Kapal Induk AS Setop Pakai Sistem Canggih, Kenapa?
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 13.38
Iran Umumkan Hadiah Rp 534 Juta untuk Bunuh atau Tangkap Tentara AS
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 10.28
Ini Alasan Iran Bikin Sayembara Bunuh Tentara AS Dapat Rp534 Juta dan Rp1 Miliar bagi Kontestan Perempuan
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 06.10