Trump Perintahkan Kapal Induk AS Setop Pakai Sistem Canggih, Kenapa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan agar kapal induk AS di masa depan berhenti menggunakan sistem canggih untuk meluncurkan jet tempur, seperti Sistem Peluncuran Pesawat Elektromagnetik (EMALS) dan Lift Senjata Canggih. Perintah ini mengembalikan penggunaan teknologi pelontar uap dan hidrolik yang dianggap telah teruji. Langkah ini merupakan bagian dari memorandum kepresidenan untuk memperbaiki masalah dalam program pembuatan dan perbaikan kapal Angkatan Laut, yang terkendala oleh basis industri maritim yang mengalami kemunduran dan proses pengadaan yang lambat.
Perubahan sistem diperkirakan akan meningkatkan biaya militer hingga miliaran dolar dan membutuhkan lebih banyak personel untuk pemeliharaan. Kapal pertama yang terdampak adalah USS Doris Miller, yang dijadwalkan selesai pada 2034. Perintah ini dikritik oleh Senator Mary Kelly, yang menyebutnya sebagai campur tangan yang tidak perlu dalam operasi militer. Sementara itu, negara seperti China dan Prancis tetap menggunakan sistem elektromagnetik pada kapal induk mereka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 11.53
Balasan Iran Soal Pernyataan Trump Segera Deklarasikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS
Berita terkait
Ini Alasan Trump Minta Buang Peluncur Canggih di Kapal Induk AS
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 17.45
AS Kirim Kapal Induk ke Timur Tengah untuk Gantikan USS Abraham Lincoln
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.08
Perintah Baru Trump 'Bunuh' Teknologi AI, Ungkap Penggantinya
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 16.15
Trump Perintahkan Istilah AI Ganti Jadi 'Kecerdasan Super', Apa Maksudnya?
Detik.com · 30 September 2026 pukul 14.02