AS Peringatkan Warganya Waspada Bepergian ke Timur Tengah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengimbau warganya untuk mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke dan melalui kawasan Timur Tengah. Peringatan ini dikeluarkan menyusul meningkatnya eskalasi keamanan, termasuk potensi pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara, serta gangguan perjalanan akibat ketegangan regional yang tidak terduga.
Situasi diperburuk oleh tindakan permusuhan kelompok Houthi pro-Iran terhadap Arab Saudi, termasuk serangan ke bandara sipil dan ledakan di Riyadh pada 19 September 2026. AS memperingatkan bahwa fasilitas diplomatik, bisnis, dan warga Amerika di seluruh dunia berisiko menjadi target serangan Iran serta kelompok pendukungnya. Warga diminta terus memantau informasi operasional maskapai dan bandara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 09.38
Arab Saudi dan Houthi Perang, AS Keluarkan Peringatan Keamanan bagi Warganya di Seluruh Timur Tengah
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 08.46
AS Klaim Jalur Selat Hormuz Bebas Ranjau, Pengiriman Minyak Sentuh Rekor 6 Bulan
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 04.40
AS Tak Mau Berperang Melawan Houthi, 5 Alasan Negara-negara Arab Makin Frustasi!
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 14.20
Dibantu Turki dan Mesir, Arab Saudi Pilih Perang Besar-besaran dengan Houthi
Berita terkait
AS Jual Jet Tempur F-35 Rp 431 T ke Arab Saudi
Detik.com · 19 September 2026 pukul 12.30
Kemlu Imbau WNI di Arab Saudi Waspada usai Serangan Drone Houthi di Mekah
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 16.47
Kemlu imbau WNI di Arab Saudi waspada kondisi keamanan
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 14.47
Houthi Bantah Serang Mekkah Usai Arab Saudi Rilis Peringatan Darurat
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 12.38