Australia Gelar Vaksinasi 1.000 Ekor Penguin, Ini Tujuannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Australia sedang melaksanakan vaksinasi massal pertama di dunia terhadap penguin untuk mencegah penyebaran flu burung H5N1. Sejauh ini, sekitar 1.000 ekor penguin telah menerima dosis pertama vaksin di Phillip Island dan St. Kilda. Program ini diluncurkan setelah kasus infeksi pertama pada mamalia, yakni anjing laut berbulu hidung panjang, dikonfirmasi di Australia Selatan, serta kasus dugaan lainnya terdeteksi di dekat koloni singa laut terancam punah. Setiap penguin yang divaksinasi akan diperiksa, ditimbang, dan dipasangi microchip sebelum dilepas kembali ke alam. Dua dosis vaksin diberikan dengan jarak 21-28 hari antar sesi. Australia telah mengizinkan vaksinasi hingga 5.000 penguin kecil di Phillip Island dan hingga 800 ekor di St. Kilda. Pulau Phillip Island, rumah bagi koloni penguin kecil terbesar di dunia dengan populasi sekitar 40.000 ekor, baru saja mengalami deteksi flu burung pada Agustus. Pemodelan para ahli memperkirakan wabah dapat menyebabkan kematian antara 8.000 hingga 16.000 penguin di pulau tersebut. Sementara itu, pemerintah juga mengonfirmasi tiga kasus flu burung H5 yang sangat patogenik di wilayah selatan, termasuk kasus pertama pada mamalia. Negara bagian Victoria mengharuskan peternak unggas memasukkan burung ke dalam kandang untuk mencegah penyebaran virus.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 14.30
Australia Temukan Kasus Pertama Flu Burung H5N1
Berita terkait
Langkah Timnas Voli Putri Indonesia ke Perempat Final AVC Continental Tertunda
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.28
KPMG PHK Hampir 400 Pekerja Gara-gara Skandal Informasi Klien
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 14.11
Australia Laporkan Kasus Pertama Flu Burung H5N1 pada Manusia
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 13.00
Jadi Markas Kapal Selam AS, Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Target Serangan Nuklir China
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 07.24