'Australia Rugi Besar': Sisi Lain Aturan yang Melarang Mahasiswa Asing Membawa Keluarganya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Australia baru saja mengumumkan kebijakan imigrasi yang mengatur kembali hak mahasiswa internasional untuk membawa keluarga ke Australia. Menurut Menteri Dalam Negeri Tony Burke, hanya mahasiswa dari negara-negara ASEAN, kepulauan Pasifik, serta mereka yang mengikuti program doktoral (PhD) yang masih diperbolehkan membawa keluarga. Sebelumnya, banyak khawatir bahwa larangan tersebar luas akan diterapkan ke seluruh mahasiswa internasional. Nini Istiqamah, seorang mahasiswa doktoral asal Indonesia di University of Melbourne, mengaku lega setelah mendengar pengumuman ini karena statusnya tidak terdampak langsung oleh aturan baru ini. Namun, ia tetap prihatin atas dampak kebijakan ini terhadap teman-teman mahasiswa dari negara lain yang berencana membawa keluarga ke Australia. Ia menekankan bahwa keputusan untuk menemani pasangan ke Australia tidaklah mudah, terutama mengingat suaminya harus meninggalkan pekerahannya di sebuah perusahaan start-up untuk menemaninya.
Bagikan
Berita terkait
Tetangga RI Hadapi Bom Waktu, Warga Menua-Kematian Lampaui Kelahiran
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 19.10
8 WNA Bangladesh Diamankan di Dumai, Masuk via Jalur Tikus Hendak ke Australia
kumparan · 19 September 2026 pukul 14.05
Visa Australia Diperketat, Mahasiswa Internasional Dilarang Bawa Keluarga
Detik.com · 16 September 2026 pukul 17.28
Angka Penolakan Visa Pelajar ke Australia Mencapai Titik Tertinggi dalam 10 Tahun
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 21.04