Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Australia Rugi Besar, Sisi Lain Larangan Mahasiswa Asing Bawa Keluarga

Australia mengumumkan kebijakan imigrasi yang membatasi mahasiswa internasional membawa keluarga, khususnya untuk negara non-ASEAN dan kepulauan Pasifik serta program studi non-doktoral. Kebijakan ini mengimbangi kebutuhan infrastruktur dan perumahan, sekaligus mengurangi risiko eksploitasi pekerja. Mahasiswa seperti Nini Istiqamah dari Indonesia relief karena kebijakan tidak menerapkan pada program doktornya, namun prihatin bagi teman-temannya yang terhalang. Mustolih Saputro, suami Nini, bekerja di sektor pariwisata untuk mendukung keluarga di Melbourne, mengungkapkan kebijakan ini berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi Australia karena mengurangi tenaga kerja di bidang housekeeping, delivery, dan layanan rumah tangga. Bank Sentral Australia dan sektor pendidikan menyatakan kontribusi signifikan mahasiswa internasional bagi perekonomian, sementara Departemen Dalam Negeri menegaskan perlindungan hak pekerja tetap berlaku. Stephen Ferguson AHA menilai kebijakan ini mengabaikan kebutuhan sektor hotel dan pariwisata yang sangat tergantung pada tenaga kerja mahasiswa.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait