Awak Kabin Pesawat Berisiko Tinggi Kanker Akibat Paparan Radiasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penelitian ilmiah mengungkapkan pilot dan pramugari Amerika Serikat berada pada peringkat tertinggi risiko kematian akibat kanker, melebihi pekerja industri nuklir. Risiko ini disebabkan paparan radiasi kosmik galaksi dan radiasi Matahari di ketinggian jenerah, berbeda dengan masyarakat umum yang terlindungi atmosfer Bumi. Kanker kulit (melanoma), kanker payudara, dan organ dalam merupakan jenis paling sering terdeteksi pada kru pesawat. Faktor tambahan seperti jet lag kronis dan pola tidur tidak teratur memperlemah sistem kekebalan tubuh. Peneliti menekankan perlu diperketat regulasi keselamatan kerja termasuk pemantauan dan pembatasan dosis radiasi bulanan serta tahunan bagi awak penerbangan.
Bagikan
Berita terkait
Riset: Pramugari Jadi Profesi Paling Berisiko Tinggi Kena Kanker Akibat Radiasi
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 09.10
Kanker Naik di Usia Muda, Riset Ungkap Risiko Penyakit Jantung Meningkat
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 11.00
Pembatasan Gula Sebelum 2 Tahun Turunkan Risiko Kanker hingga Menghambat Penuaan Biologis
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 10.00
Teka-Teki Terbesar di Tubuh Manusia Dibongkar, Ungkap Rahasia Kanker
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.50