Badan Geologi Temukan Retakan di Kawah Gunung Kelimutu Usai Gempa M 7 NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Geologi Kementerian ESDM menemukan retakan sepanjang 100 meter di bibir Kawah I Gunung Kelimutu, NTT, pasca gempa M 7 pada 23 Agustus 2026. Retakan berjarak 6 meter dari bibir kawah dengan kemiringan lereng ke arah timur laut, berpotensi memicu longsoran terutama jika terjadi gempa susulan atau hujan lebat. Selain itu, longsoran material endapan terdeteksi di Kawah II (Tiwu Koofai Nuwamuri) dengan suara gemuruh dari puncak. Status vulkanik Gunung Kelimutu tetap Level I (Normal). Kepala Badan Geologi Lana Saria meminta masyarakat menghindari area retakan radius 6-10 meter dari bibir kawah dan meminta pemerintah daerah memasang tanda peringatan bahaya serta koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Kelimutu dan PVMBG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.31
Bibir Kawah Gunung Kelimutu Retak 100 Meter Akibat Gempa Flores
ANTARA News · 24 Agustus 2026 pukul 15.07
Badan Geologi temukan retakan di kawah Gunung Kelimutu pascagempa
Berita terkait
4 Gunung Meletus Hari Ini, dari Anak Krakatau hingga Ibu
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 12.06
Gunung Anak Krakatau Erupsi Senin 24 Agustus 2026, Kolom Abu Capai 250 Meter, Status Masih Siaga
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 10.30
Anak Krakatau Erupsi Lagi Pagi Ini
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 10.25
Badan Geologi Periksa Gempa Bumi, Tsunami dan Gerakan Tanah di NTT
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.30