Badan Geologi Ungkap Potensi Bahaya Fenomena Blue Fire Papandayan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Geologi mengungkap bahaya fenomena blue fire di Gunung Papandayan, Garut. Blue fire dipicu pelepasan panas vulkanik tinggi yang dapat membakar material serta menyebabkan semburan gas vulkanik beracun. Kepala Badan Geologi Lana Saria meminta masyarakat menghindari aktivitas di kawah aktif (Kawah Baru, Kawah Emas, Kawah Nangklak, Kawah Manuk/Balagadam) radius 500 meter, terutama saat cuaca mendung dan hujan. Pemantauan gas beracun dan longsor di dinding kawah juga menjadi perhatian. Hingga 26 September, blue fire di Kawah Manuk tidak terlihat, namun pemantauan 24 jam berkelanjutan dan evaluasi aktivitas berkala dilakukan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 22.26
Blue Fire Muncul di Kawah Manuk, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Gas Beracun
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 19.00
Badan Geologi Ingatkan Bahaya Gas Beracun di Balik Fenomena Blue Fire Gunung Papandayan
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 16.35
Blue Fire Muncul di Gunung Papandayan, Ahli Ingatkan Bahaya Gas Vulkanik
kumparan · 26 September 2026 pukul 02.30
Blue Fire Gunung Papandayan Ternyata Pernah Muncul di 2023 dan 2025
Berita terkait
Badan Geologi Jelaskan soal Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan
kumparan · 25 September 2026 pukul 16.58
Viral Kemunculan Blue Fire di Gunung Papandayan, Ini Analisis Badan Geologi
Detik.com · 25 September 2026 pukul 13.25
Blue Fire Muncul di Gunung Papandayan, Kunjungan Wisatawan Dibatasi hingga Pos 4
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 21.30
Ada Fenomena Blue Fire di Papandayan, Warga Diminta Jauhi 500 Meter
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 19.30