Blue Fire Muncul di Kawah Manuk, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Gas Beracun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9359444/original/077534000_1790522794-1002183289.jpg)
Badan Geologi ESDM mengingatkan ancaman gas vulkanik beracun di Kawah Manuk, Kompleks Gunung Papandayan, Jawa Barat, pasca terlihat fenomena blue fire pada 24 September 2026. Blue fire muncul akibat pelepasan energi panas tinggi yang membakar material permukaan dan meninggalkan serbuk abu. Pada 26 September 2026, sinar api sudah padam dan tidak ada perubahan signifikan pada sistem hidrotermal. Namun, pelepasan gas vulkanik tetap intensif, terbukti dengan bau sulfur yang tercium. Fenomena ini langka, sebelumnya tercatat pada 2023 dan 2025. Karena lokasinya dekat jalur pendakian, Badan Geologi memproklamirkan rekomendasi keselamatan bagi pengunjung. Aktivitas Gunung Papandayan berada pada Level I (Normal). Pengunjung dilarang aktivitas dalam radius 500 meter dari kawah aktif, terutama saat cuaca buruk.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 27 September 2026 pukul 20.04
Badan Geologi Ungkap Potensi Bahaya Fenomena Blue Fire Papandayan
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 19.00
Badan Geologi Ingatkan Bahaya Gas Beracun di Balik Fenomena Blue Fire Gunung Papandayan
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 16.35
Blue Fire Muncul di Gunung Papandayan, Ahli Ingatkan Bahaya Gas Vulkanik
kumparan · 26 September 2026 pukul 02.30
Blue Fire Gunung Papandayan Ternyata Pernah Muncul di 2023 dan 2025
Berita terkait
Viral Kemunculan Blue Fire di Gunung Papandayan, Ini Analisis Badan Geologi
Detik.com · 25 September 2026 pukul 13.25
Badan Geologi Jelaskan soal Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan
kumparan · 25 September 2026 pukul 16.58
Blue Fire Muncul di Gunung Papandayan, Kunjungan Wisatawan Dibatasi hingga Pos 4
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 21.30
Ada Fenomena Blue Fire di Papandayan, Warga Diminta Jauhi 500 Meter
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 19.30