Bahaya Gigitan Kutu Kasur pada Anak: Gejala, Risiko Infeksi, dan Cara Mengatasinya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kutu kasur (Cimex lectularius) adalah serangga parasit yang menghisap darah manusia, terutama menyebabkan gigitan pada anak-anak yang memiliki kulit sensitif. Gigitan tidak mematikan, tetapi berisiko infeksi kulit akibat menggaruk, serta reaksi alergi parah seperti anafilaksis. Infestasi berat dapat menyebabkan anemia pada balita. Kutu kasur aktif di malam hari, mengganggu tidur anak dan berpotensi menularkan penyakit seperti Lyme. Pengobatan meliputi pencucian, penggunaan bed bug spray, dan penggantian selimut. Kutup kasur tidak menularkan Lyme, tetapi kutu daun (tick) ya. Pencegahan utama adalah mengurangi paparan malam hari.
Bagikan
Berita terkait
Perbedaan Kutu Kasur dan Kutu Pembawa Penyakit Lyme: Gejala & Risiko
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 22.20
Bahaya Toilet Plume: Alasan Wajib Menutup Kloset saat Menyiram agar Kuman tak Menyebar
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 22.18
Mengenal Berbagai Penyakit dan Infeksi akibat Gigitan Kutu serta Cara Mencegahnya
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 22.10
Apakah Virus West Nile Mematikan? Kenali Risiko, Gejala, dan Tingkat Fatalitasnya
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 17.41