Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Bahlil Rangkap Jabatan Menteri ESDM dan Menko Hilirisasi, Pengamat: Kurang Tepat

Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi, menilai penunjukan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi kurang tepat. Meskipun pemindahan sektor hilirisasi dan transisi energi dari Kementerian Investasi ke Kementerian ESDM dianggap logis karena sesuai dengan domain kementerian tersebut, kritik muncul karena Bahlil tidak mengkoordinasikan kementerian lain di luar ESDM yang ia pimpin. Hal ini berpotensi menyebabkan pemborosan anggaran karena koordinasinya hanya melibatkan dirinya sendiri.

Pelantikan Bahlil sebagai Menko dilakukan bersamaan dengan posisinya sebagai Menteri ESDM, menandakan kepercayaan tinggi Presiden Prabowo Subianto terhadapnya dalam pelaksanaan program prioritas Asta Cita. Meskipun pernah mengalami kritik terkait kebijakan distribusi gas 3 kg dan izin tambang Raja Ampat yang kemudian dibatalkan, Bahlil nampaknya telah memperbaiki citra melalui berbagai peluncuran program transisi energi yang disponsori langsung oleh Presiden.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait