Bahlil Targetkan PLTS 100 Giga Watt Bakal Terbangun dalam 3 Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahardia menargetkan pembangunan PLTS 100 GWp dapat selesai dalam tiga tahun. Pemerintah telah meluncurkan 5,5 GW pada tahap awal dan menyiapkan tender untuk tambahan 25-30 GW. Untuk mempercepat proses, pemerintah sedang menyusun regulasi baru dan meminta PT PLN berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Bahlil menekankan penyederhanaan birokrasi agar perusahaan dengan kapasitas dan teknologi baik dapat diproses lebih cepat.
Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan megaproyek PLTS 100 GWp di Bali pada 25 Agustus 2026. Proyek ini mendukung visi swasembada energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor BBM. Prabowo menargetkan pengerjaan dapat selesai dalam kurang dari tiga tahun, bahkan menyampaikan optimisme bahwa tim energi bisa menyelesaikannya dalam dua tahun.
Investasi total megaproyek mencapai Rp 1.140 triliun dengan proyeksi penyerapan 5,5 juta tenaga kerja. Program ini diharapkan memberikan penghematan anggaran subsidi energi nasional hingga Rp 73,9 triliun per tahun. Berdasarkan data Kementerian ESDM, pembangunan tahap awal difokuskan pada 14 proyek pertama dengan total kapasitas 5.216 MWp yang tersebar di berbagai wilayah.
Bagikan
Berita terkait
Diresmikan Prabowo, Ini Daftar Proyek PLTS 100 Giga Watt
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 08.30
Bahlil Bicara Politik di Proyek PLTS Bali: Mengelola Negara Jangan Lihat Warna
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 07.15
Bahlil Siapkan Aturan Baru, Tender PLTS 100 GW Dijamin Kilat!
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 19.15
Ada Proyek PLTS 100 GW, Bahlil Bakal Revisi Rancangan Kelistrikan RI
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 18.15