Bahlil Ungkap Banyak Pabrik Kabur ke Vietnam: Harga Tanah Cuma Rp600.000
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan harga lahan di kawasan industri Vietnam hanya Rp600.000 per meter persegi, jauh lebih murah dibanding Indonesia yang mencapai Rp2 juta. Selisih harga ini menjadi salah satu faktor utama mengapa banyak pabrik memilih kabur ke Vietnam ketimbang bertahan atau berinvestasi di Indonesia. Bahlil menyampaikan hal ini saat peluncuran buku '10 Karya Nyata untuk Negeri Setengah Abad' di Jakarta pada 7 Agustus 2026. Menurutnya, persaingan ini mulai terlihat sejak perang dagang AS-China pada 2016-2017, ketika 32 perusahaan beralih lokasi produksi. Indonesia gagal menarik satu pun dari perusahaan tersebut, sementara Vietnam berhasil menjadi tujuan utama karena menawarkan biaya investasi yang lebih efisien, termasuk lahan industri yang lebih terjangkau.
Bagikan
Berita terkait
Bersaing Ketat dengan Vietnam, RI Punya Potensi di Industri Ini
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 19.45
Populer: RI Kalah dari Vietnam Tarik Investasi; ESDM Setujui 95% RKAB 2026
kumparan · 30 September 2026 pukul 05.00
Tailan Amankan Tiket Final ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Jadi Lawan?
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 23.06
Mari Elka Ungkap RI Kalah dari Vietnam dalam Menarik Investasi
kumparan · 29 September 2026 pukul 13.52