Bakom Bantah Ketum PBNU dan Rais Aam Terpilih Pesanan Istana
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8686422/original/016959600_1782742010-Kepala_Badan_Komunikasi_Pemerintah__Bakom__Muhammad_Qodari-29_Juni_2026a.jpg)
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari membantah isu bahwa terpilihnya KH Miftachur Akhyar sebagai Rais Aam dan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU periode 2026-2031 merupakan paket pesanan dari Istana. Qodari menegaskan keduanya dipilih secara bersama oleh muktamirin melalui proses demokrasi internal.
Menurut Qodari, pemilihan Ketua Umum PBNU dilakukan oleh 9 anggota AHWA yang merupakan ulama sepuh dan kiai. Proses ini merupakan bagian dari mandat yang diberikan oleh Muktamar ke-35 NU untuk memilih dan menetapkan ketua umum.
Muktamar ke-35 NU secara resmi menetapkan KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026-2031. Dalam penjaringan calon, Gus Kikin memperoleh 472 suara dari total 2.397 suara yang masuk, meletakkannya di posisi teratas dan memenuhi syarat untuk diajukan kepada Rais Aam terpilih.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 20.23
Sambut Ketum PBNU Baru, Kowani Titipkan Pesan Persatuan Bangsa kepada Gus Kikin
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 18.30
Muzani Bantah Duet Gus Kikin-Miftahul Achyar di PBNU Merupakan Paket Istana
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.54
Target Sebulan, Gus Kikin Percepat Susun Kepengurusan Baru PBNU
Detik.com · 1 September 2026 pukul 14.46
Ketum PBNU Terpilih, Tokoh-tokoh Politik Beri Selamat
Berita terkait
Riak Di Muktamar: Banyak Orang Tiba-tiba Jadi Pakar
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 13.52
Puan Ucapkan Selamat untuk Ketum PBNU Gus Kikin
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 12.23
Ahli Uang
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 06.15
Muzani Gerindra Tepis Isu Paket Istana di Muktamar Nahdlatul Ulama
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 19.38