Bali Diam-Diam Akan Punya Trem Baterai di 2028, Ini Rutenya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemprov Bali, Pemkab Badung, dan PT KAI berencana membangun trem listrik berbasis baterai untuk menghubungkan Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan kawasan Canggu. Moda ini dipilih karena tidak memerlukan kabel listrik, ramah lingkungan, dan memiliki dimensi kecil agar sesuai dengan karakteristik Bali. Proyek ini bertujuan mengatasi kemacetan di koridor tersebut yang memiliki mobilitas harian sekitar 150 ribu orang dan 80 ribu kendaraan.
Trase awal sepanjang 12 km ini diproyeksikan mampu mengangkut 15 ribu hingga 20 ribu penumpang per perjalanan dengan kapasitas harian mencapai 60 ribu orang. Waktu tempuh diperkirakan 30 menit dengan jeda keberangkatan setiap 10 menit. Pembangunan akan melibatkan desa adat dan pelaku pariwisata guna menjaga keindahan lingkungan serta kenyamanan masyarakat setempat.
Groundbreaking ditargetkan pada Maret 2027, dengan operasional trase pertama dimulai tahun 2028 dan seluruh jalur hingga Canggu selesai pada 2029.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 22.37
Bali Darurat Sampah, Sekda Dewa Indra Minta Desa Adat Bergerak Via Awig-awig
Berita terkait
Bukan Cuma Kereta & Tol, Ini Proyek Infrastruktur Baru yang Dibangun di Bali
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 09.35
Kereta Api di Bali Tinggal Menunggu Waktu, Koster Buka-bukaan
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 07.44
KAI Bakal Bangun Trem Listrik di Bali, Sambungkan Bandara Ngurah Rai ke Canggu
kumparan · 2 September 2026 pukul 11.23
Trem Listrik Bandara–Canggu Dirancang Bebas Kabel Melayang, Kelar 2029?
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 07.45