Bali Ekspor Salak Gula Pasir ke Tiongkok, Wamendag & Koster Berpesan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bali mengekspor 3,5 ton salak gula pasir dari Karangasem ke Tiongkok senilai USD 13 ribu (Rp232,92 juta). Ekspor ini merupakan lanjutan dari komoditas ekspor sebelumnya seperti kakao dan manggis. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, rata-rata ekspor harian buah tropis ini mencapai 3 hingga 5 ton. Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menyampaikan apresiasi atas langkah ini dan menekankan bahwa Bali memiliki potensi ekspor yang sangat besar di berbagai sektor, termasuk perikanan, ekonomi kreatif, fesyen, kerajinan, dan pertanian. Wamendag juga mendorong agar pelaku usaha tidak hanya mengandalkan ekspor bahan mentah, tetapi terus mengembangkan nilai tambah.
Bagikan
Berita terkait
Semester I 2026, Campuspreneur Cetak Wirausaha Muda Siap Ekspor
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 18.58
Wamendag Keluarkan Jurus Ini Kejar Target Ekspor RI US$315 Miliar
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 15.45
Timur Tengah Ditarget Jadi Pasar Produk Mamin Halal RI, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 14.55
Wamendag Ungkap Ekspor Makanan Olahan RI Kalah Jauh dari Thailand
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 14.07