Cuma Presentasi Online, UMKM RI Bisa Dapat Buyer dari 33 Negara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat transaksi ekspor UMKM melalui program 'UMKM Bisa Ekspor' mencapai US$ 333 juta (Rp 5,82 triliun) pada periode Januari-Juli 2026. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan total transaksi tahun 2025 yang sebesar US$ 134,8 juta (Rp 2,35 triliun).
Program ini memfasilitasi pelaku UMKM untuk mempresentasikan produk secara daring melalui 46 perwakilan perdagangan dan ITPC di 33 negara. Kemendag membantu mencarikan pembeli serta menyediakan pendampingan bahasa untuk memudahkan negosiasi dengan importir asing. Tercatat sekitar 70% peserta program merupakan pelaku usaha yang sebelumnya belum pernah melakukan ekspor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 14.30
Meta dan Kemendag Latih 200 UMKM Manfaatkan AI untuk Tembus Pasar Ekspor
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.06
Kehadiran DSI Tidak Akan Ganggu Kepastian Pasar Ekspor
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 14.28
Bea Cukai Dorong Produk Lokal Mendunia, Petani Vanili & Arang Batok Kelapa Diasistensi
kumparan · 8 September 2026 pukul 10.45
Eximbank-Kemenkeu Resmikan 48 Desa Visa di Bangka Belitung, untuk Perkuat Ekspor
Berita terkait
Kemendag: 82 Persen Ekspor RI Kini Produk Industri Pengolahan
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 14.51
IEU-CEPA Buka Pasar Eropa, Pengusaha RI Bidik Peluang Ekspor
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 17.25
Cetak Eksportir dari Kampus, Mendag: Jangan Cuma Cari Kerja
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 11.20
Transaksi UMKM Bisa Ekspor Tembus Rp 4,49 Triliun hingga Juni 2026
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 17.51