Bamsoet Dorong Medical Check-Up Berbasis Teknologi dan Deteksi Dini di RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menerima perwakilan Sojunghan Medicare dari Korea Selatan untuk membahas kolaborasi teknologi kesehatan, termasuk skrining sel Natural Killer (NK) dan terapi berbasis imunologi. Pertemuan ini dilakukan di Jakarta dan bertujuan memperluas kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan di bidang deteksi dini penyakit serta pemeriksaan kesehatan berbasis data.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Natural Killer Mix (NKM), yakni terapi yang menggunakan sel limfosit NK autologus dari pasien yang diproses di luar tubuh sebelum dikembalikan melalui infus. Tujuannya adalah meningkatkan respons imun tubuh. Namun, Bamsoet menekankan bahwa penerapan terapi berbasis sel harus melalui evaluasi dan regulasi yang ketat untuk menjaga keselamatan pasien.
Bamsoet menyatakan bahwa kerja sama kesehatan Indonesia-Korea Selatan perlu diperluas hingga ke bidang riset, pendidikan medis, digital health, dan pengembangan laboratorium. Pada April 2026, kedua negara telah menandatangani 10 nota kesepahaman, termasuk di sektor kesehatan dan kecerdasan artifisial, sebagai bagian dari penguatan kemitraan strategis jangka panjang.
Bagikan
Berita terkait
Biaya Perawatan Penyakit Pernapasan Naik 106%, Prudential Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 17.50
Lapas Cianjur Gelar Pemeriksaan Kesehatan Untuk Cegah Penyakit Menular
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 18.29
RS Abdi WaluyoRaih Penghargaan The Frontier of Medical Technology
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 19.14
Video: Teknologi Canggih RS Abdi Waluto, Terapi Penyakit Minim Bedah
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 18.00