Bamsoet Dorong Medical Check-Up Berbasis Teknologi dan Deteksi Dini di RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menerima perwakilan Sojunghan Medicare dari Korea Selatan untuk membahas kolaborasi teknologi kesehatan, termasuk skrining sel Natural Killer (NK) dan terapi berbasis imunologi. Pertemuan ini dilakukan di Jakarta dan bertujuan memperluas kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan di bidang deteksi dini penyakit serta pemeriksaan kesehatan berbasis data.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Natural Killer Mix (NKM), yakni terapi yang menggunakan sel limfosit NK autologus dari pasien yang diproses di luar tubuh sebelum dikembalikan melalui infus. Tujuannya adalah meningkatkan respons imun tubuh. Namun, Bamsoet menekankan bahwa penerapan terapi berbasis sel harus melalui evaluasi dan regulasi yang ketat untuk menjaga keselamatan pasien.
Bamsoet menyatakan bahwa kerja sama kesehatan Indonesia-Korea Selatan perlu diperluas hingga ke bidang riset, pendidikan medis, digital health, dan pengembangan laboratorium. Pada April 2026, kedua negara telah menandatangani 10 nota kesepahaman, termasuk di sektor kesehatan dan kecerdasan artifisial, sebagai bagian dari penguatan kemitraan strategis jangka panjang.
Bagikan
Berita terkait
Deteksi Dini Jadi Kunci, CKG Diperkuat untuk Tekan Kematian akibat Penyakit Tidak Menular
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 12.11
Jangan Tunggu Sakit, Pemerintah Perkuat Deteksi dan Layanan Kesehatan
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 12.02
Bali Kini Punya Layanan Jantung Canggih, Cardiac Imaging Jadi Standar Baru
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 08.47
GIIAS 2026 Hadirkan MCU Mobile, Pengunjung Bisa Cek Kesehatan Gratis
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 18.00