Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bamsoet Dorong Sistem Verifikasi Digital untuk Pengawasan Satpam

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mendesak sistem pengawasan Satuan Pengamanan (Satpam) di Indonesia untuk melakukan transformasi digital. Berdasarkan data Korbinmas Baharkam Polri, terdapat sekitar 849.750 personel Satpam yang terdaftar, terdiri dari 806.151 Gada Pratama, 28.616 Gada Madya, dan 14.983 Gada Utama. Bamsoet menilai jumlah ini menjadi potensi besar untuk mendukung keamanan nasional, namun masih ditemukan kasus penggunaan identitas palsu, lemahnya proses verifikasi administrasi, dan belum terintegrasinya data secara nasional.

Bamsoet menyampaikan pernyataannya saat menjadi penguji dalam sidang proposal disertasi mahasiswa Kombes Pol. Achmad Muchtarom dari Universitas Borobudur. Disertasi tersebut membahas rekonstruksi pengawasan Satpam berbasis verifikasi data elektronik. Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah pola ancaman keamanan, termasuk pemalseman identitas, dokumen, dan penyalahgunaan atribut resmi Satpam. Sistem pengawasan yang masih manual dinilai tidak mampu menjamin keakuratan identitas personel.

Untuk mengatasi hal ini, Bamsoet mencadangkan pembangunan sistem verifikasi data elektronik nasional yang terintegrasi antara Polri, Badan Usaha Jasa Pengamanan, lembaga pendidikan Satpam, dan perusahaan pengguna jasa keamanan. Setiap personel Satpam harus memiliki identitas digital yang dapat diverifikasi secara real-time. Transformasi ini diharapkan meningkatkan kepercayaan masyarakat, kepastian hukum, dan kredibilitas sistem keamanan, sekaligus mendukung iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait