Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Boni Hargens: Aksi 24 September Berjalan Tertib, Bukti Polri Makin Humanis

Aksi demonstrasi buruh pada 24 September 2026 di Jakarta berjalan relatif tertib dan damai. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menjaga stabilitas keamanan nasional dan mencegah munculnya skenario Black September. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian, termasuk Polda Metro Jaya, untuk mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam menghadapi para demonstran. Selain pendekatan komunikatif, rekayasa lalu lintas situasional juga disiapkan agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan normal dan tidak terganggu secara signifikan oleh jalannya aksi. Langkah antisipatif ini terbukti efektif dalam mencegah eskalasi konflik di lapangan.

Analis politik dan hukum Boni Hargens, yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), menilai rangkaian aksi demonstrasi yang berulang kali terjadi di Indonesia mencerminkan kedewasaan dan kematangan sistem demokrasi bangsa ini. Menurutnya, kebebasan sipil dan hak politik warga tidak hanya dijamin secara konstitusional, tetapi juga terbukti dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Aksi-aksi demonstrasi yang ada, menurutnya, mencerminkan bahwa demokrasi Indonesia sudah mapan, terutama dalam menjamin kebebasan sipil dan hak politik warga.

Keseluruhan, keberhasilan menjaga ketertiban dalam demonstrasi 24 September 2026 tidak terlepas dari peran strategis Polri yang bekerja sama dengan TNI, serta dukungan dari masyarakat sipil yang ikut mendukung proses demokrasi yang damai dan inklusif.

Berita terkait