Bandara Internasional Caracas Buka Kembali 1 September Pasca-Gempa Dahsyat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bandara Internasional Caracas (Maiquetia) akan dibuka kembali pada 1 September 2026 untuk penerbangan komersial, setelah ditutup selama dua bulan akibat gempa bumi dahsyat pada 24 Juni 2026 yang menewaskan lebih dari 6.500 orang. Operasional akan menggunakan terminal sementara yang terdiri dari dua terminal keberangkatan dan dua terminal kedatangan dengan tenda besar di luar bangunan utama yang rusak. Wilayah Guaira, Negara Bagian Zulia, merupakan kawasan paling parah terdampak gempa kembar tersebut. Sebelumnya, bandara hanya mendukung penerbangan kemanusiaan selama beberapa pekan dan mengarahkan lalu lintas udara komersial ke bandara regional yang lebih kecil. Pembukaan ini diharapkan memulihkan aksesibilitas negara dan hubungan internasional Venezuela pasca-bencana.
Pemerintah Venezuela melaporkan jumlah korban tewas akibat gempa Juni 2026 mencapai 6.509 jiwa, dengan lebih dari 60.000 orang yang masih dirawat di rumah sakit. Sekitar 23.500 warga masih berada di pengungsian akibat kerusakan bangunan yang signifikan. Untuk pemulihan jangka panjang, pemerintah menargetkan pembangunan 4.000 hunian baru hingga akhir tahun 2026. Proses penanganan bencana diperkirakan akan selesai dalam dua pekan ke depan, termasuk pembersihan puing dan pemeriksaan puluhan ribu bangunan yang rusak. Krisis pasokan pangan juga melanda desa terpencil seperti Chichiriviche de la Costa akibat terputusnya akses logistik dan pariwisata.
Bagikan
Berita terkait
Update Gempa NTT: Korban Jiwa Jadi 54 Orang, Pemulihan Dipercepat
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 11.40
Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 6.125 Orang, Ribuan Hilang
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 10.33
BMKG Catat Gempa Susulan di NTT Capai 7.492 Kejadian
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 08.15
Mensesneg Sebut Presiden ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Berjalan Baik
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 07.50