Korban Jiwa Gempa Venezuela Bertambah Jadi 6.125 Orang, Ribuan Hilang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Korban jiwa akibat dua gempa kembar yang mengguncang Venezuela pada Juni lalu bertambah menjadi 6.125 orang. Angka ini disampaikan Ketua Majelis Nasional Jorge Rodriguez pada Senin (3/8), naik dari 5.546 orang yang dilaporkan sebelumnya. Gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 terjadi pada 24 Juni, menyebabkan hampir 200 bangunan runtuh, sebagian besar di negara bagian pesisir La Guaira yang terdampak paling parah.
Hampir 17.000 orang terluka. Gubernur La Guaira Jose Alejandro Teran menyebut sekitar 1.400 orang masih hilang, sementara proyeksi para ahli memperkirakan jumlah hilang bisa mencapai 10.000 orang. Selain 190 bangunan hancur total, lebih dari 16.200 bangunan diklasifikasikan tidak aman. Akibatnya, hampir 24.000 orang di La Guaira dan Caracas tinggal di tempat penampungan sementara.
Parlemen Venezuela pada Jumat lalu menyetujui undang-undang yang mempermudah penyewaan properti untuk membantu korban gempa yang mengungsi, sekaligus mencabut aturan anti-penyewaan dari pemerintahan sebelumnya. Presiden sementara Delcy Rodriguez memperkirakan sekitar 400.000 rumah bisa memperoleh manfaat dari aturan ini. Pemerintah berjanji menyediakan 4.000 rumah bagi korban hingga akhir tahun, dengan target lebih dari 10.000 rumah pada 2027. Venezuela kini dipimpin pemerintahan sementara setelah pasukan Amerika Serikat menggulingkan Presiden Nicolas Maduro pada Januari lalu.
Bagikan
Berita terkait
Pelukan Nenek Katarina Lindungi Cucunya dari Runtuhan Tembok saat Gempa NTT
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 07.42
Agus Jabo Ungkap Upaya Kemensos Percepat Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.41
Kendala Penyaluran Bantuan untuk Korban Gempa Manggarai
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 11.50
Update Dampak Gempa NTT: Lebih dari 5.000 Warga Bertahan di Pengungsian
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 09.24